MAN 2 Kota Malang Gelar Tes TOEFL bagi Siswa Kelas XII Bekerja Sama dengan English 1 Malang

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang kembali menyelenggarakan Tes TOEFL bagi seluruh peserta didik kelas XII yang bekerja sama dengan English 1 (d.h EF English First) Kota Malang. Pelaksanaan tes dibagi menjadi 6 sesi dan dilaksanakan selama 3 hari, yakni mulai Senin (13/1) sampai dengan Rabu (15/1) yang bertempat di Laboratorium Komputer MAN 2 Kota Malang. Pada tahun ini, tes TOEFL diikuti oleh 481 peserta didik MAN 2 Kota Malang dengan semangat dan tertib.

Kolaborasi ini telah terjalin secara konsisten selama kurang lebih 10 tahun sebagai bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris peserta didik sesuai standar internasional.

Ketua Language Development Center (LDC) MAN 2 Kota Malang, Ahmad Thohir Yoga, M.Pd., M.Ed., selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa tes TOEFL ini merupakan program wajib yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII sebagai bagian dari evaluasi akhir program TOEFL Preparation Class yang wajib diikuti oleh seluruh siswa sejak kelas X dan XI.
“Program kelas TOEFL dan tes TOEFL ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mempersiapkan lulusan yang siap melanjutkan studi ke universitas-universitas ternama, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.

Menariknya, pelaksanaan tes TOEFL tahun ini juga diikuti oleh madrasah mitra, yaitu MAN Kota Batu, yang mengikutsertakan 22 peserta didik kelas khusus. Hal ini menunjukkan bahwa program TOEFL di MAN 2 Kota Malang mulai menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam penguatan mutu lulusan.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan kelas persiapan TOEFL bagi kelas X dan XI serta Tes TOEFL bagi kelas XII merupakan salah satu program strategis sekaligus unggulan madrasah yang dikawal secara sungguh-sungguh.
“Program yang digawangi oleh Language Development Center (LDC) ini merupakan agenda tahunan rutin dan merupakan bagian dari program inovasi unggulan madrasah, yakni MADU MANJA (MAN Dua Menjelajah Dunia),” tegasnya.

Lebih lanjut, beliau juga mengajak madrasah-madrasah lain untuk dapat memanfaatkan kolaborasi ini sebagai bagian dari pengembangan program bersama. “Kami berharap program ini ke depan bisa berkembang menjadi gerakan yang lebih luas, dari MADU MANJA menjadi MANDI MADU (Madrasah Indonesia Menjelajah Dunia),” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, madrasah berharap peserta didik memperoleh gambaran nyata mengenai kemampuan bahasa Inggris mereka sekaligus memiliki bekal penting untuk menghadapi persaingan global di dunia pendidikan tinggi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris secara berkelanjutan. Dengan adanya pemetaan kemampuan sejak dini, peserta didik dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan kompetensi diri sesuai kebutuhan akademik dan karier masa depan.

Madrasah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendukung yang relevan dengan tuntutan zaman dan perkembangan global. Sinergi antara guru, peserta didik, dan manajemen madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan kompetitif. Ke depan, madrasah optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. (MU/ris/yg)

MAN 2 KOTA MALANG - JUARA PRIMA

Postingan Terkait